Para Penulis .................karya Astokodatu

Negriku .
Angin dan musim masih seperti hari kemarin
Malam tadi dan terbitnya pagi mentari tiada ada yang lain
PLN lampu dan keyboardku masih berjalan seperti biasa……
Tetapi gempar dunia maya penuh komentar
Negriku mengerikan membuat penulis miris
Penuh tangis tiasa habis dalam selembar layar
Kegalauan dan keheranan keterkejutan dan kemarahan
Ternganga mulut bukan lantaran keriangan
Kegundahan demi jebretnya gawang kebobolan
Pertahanan benteng hokum dan keadilan
Kemasukan koruptor diujung tepian harapan
Negriku……..
Seribu satu penulis miris,
Seribu satu Kompasianer bersuara pedas
Seribu satu jurnalis menganalisis
Belum satu kubaca proposal pencerahan
Belum satu kudapat usulan pemecahan
Juga dari saya penulis abal abal
Tiap kali Cuma membual
Heran, Miris, Luar Biasa, Bukan main, Aktual
Oallah, gombal.
(untuk diriku sendiri)