Langkah demi langkah kuayunkan
Melewati jalan setapak di tengah hutan
Menyusuri rimbunnya pepohonan
Mendaki tebing curam
Dan meniti bibir jurang nan dalam
Meski butiran peluh jatuh bercucuran
Desahan nafas tak lagi beraturan
Dan langkah kaki pun kian perlahan
Perjalanan tetap harus dilanjutkan
Di saat raga terasa melayang
Dan jiwa mengharap pertolongan
Tak lupa doa kupanjatkan
Karena tanpa uluran tangan Tuhan
Diriku tak kan pernah tiba di tujuan
Juga merasakan
Mata air yang penuh kejernihan