Bertemu Kala Letih Menghimpit Ita Friedrich

Semburat jingga menyelinap di antara kisi-kisi jendela gubuk kita
Ku terbangun saat hembusan nafasmu membelai dengan cinta
Sejuta bahagia mengurai indah dalam jiwa
Dan kian kuterlena dalam pelukan mesra penuh rasa

Ku tak kan berlari lagi tuk kesekian kali
Setelah letih menghimpit hati
Kembara asmara yang datang silih berganti
Tuk dapatkan sebuah kasih sejati
Namun semakin ku ingin menggapainya semakin ia menghindari

Kini penantian kita tlah berakhir dan berlalu
Dirimu datang dengan semua rindu
Kau yang penat menunggu di ujung temaram yang sendu
Hingga disuatu senja nan ceria kita bertemu memadu dua asa menjadi satu
Leonberg, 01.10.2013
Written by Ita Friedrich